Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober, 2024

sihir

Berikut adalah lirik yang lebih eksplisit dengan bahasa yang lebih kuat untuk mengekspresikan emosi dan ketegangan dalam cerita tentang tetangga yang dikenal sebagai ustadz, yang iri pada keluargamu: --- Judul: Jarak yang Nyata (Verse 1) Di seberang jalan, dia ustadz yang dikenal, Namun di balik senyum, ada rasa penuh dendam. Dia iri pada cahaya, yang selalu terpancar, Tangan yang terulur, hanya menyimpan racun yang tajam. (Pre-Chorus) Ketika kita bersalaman, aku merasa nyeri, Rasa sakit menjalar, menandakan ada yang tak beres. Kau ingin mengirimkan penyakit, tapi aku takkan terjebak, Kuputuskan menjauh, biarkan kau terdiam dalam gelap. (Chorus) Dengan setiap doa, aku menepis semua ini, Tak ada tempat untukmu, yang penuh dengan iri. Menjauh darimu, kutemukan kekuatan, Dalam jarak ini, kutemukan ketenangan. (Verse 2) Ayahku kyai, selalu menuntunku ke jalan, Dia yang mengajarkan, bagaimana menghadapi kebencian. Kau takkan bisa merusak, apa yang telah terbangun, Imanku adalah perisai, tak...

terlalu berisik 2

[Verse 1] Pagi yang sejuk, suwara mulay datang Dangdut menggelegar, di setiyap sudut ruwang Aku ingin tenang, tapi suwara tak tertahan Kepalaku bergetar, hati mulai geram [Pre-Chorus] Aku coba sabar, ku hirup udara segar Tapi kerasnya musik, buat hati merana [Chorus Together]: Terlalu berisik, aku tak tahan Suwara dangdutmu, menembus dinding malam Tolonglah, tetangga, kecilkan suwaramu Ketenangan ini, ingin ku rasakan penuh (Oh oh oh oh oh) (Uuuuuuuuuuuuu) [Verse 2] Siyang sampay malam, ritme itu tak berhenti Didalam Pikiran, ku coba kendali Kadang ku bertanya, apa mereka tak peduli? Bahwa tenang dan damai, itulah yang ku cari [Pre-Chorus] Aku coba sabar, ku hirup udara segar Tapi kerasnya musik, buat hati merana [Chorus Together]: Terlalu berisik, aku tak tahan Suwara dangdutmu, menembus dinding malam Tolonglah, tetangga, kecilkan suwaramu Ketenangan ini, ingin ku rasakan penuh (Oh oh oh oh oh) (Uuuuuuuuuuuuu) [Bridge] Mungkin esok hari, mereka mengerti Bahwa ketenangan, itu juga berh...

terlalu berisik

[Verse 1] Pagi yang sejuk, suara mulai datang Dangdut menggelegar, di setiap sudut ruang Aku ingin tenang, tapi suara tak tertahan Kepalaku bergetar, hati mulai geram [Pre-Chorus] Aku coba sabar, ku hirup udara Tapi kerasnya musik, buat hati merana [Chorus Together]: Terlalu berisik, aku tak tahan Suara dangdutmu, menembus dinding malam Tolonglah, tetangga, kecilkan suaramu Ketenangan ini, ingin ku rasakan penuh (Oh oh oh oh oh) (Uuuuuuuuuuuuu) [Verse 2] Siang sampai malam, ritme itu tak henti Bersama debur jantung, ku coba kendali Kadang ku bertanya, apa mereka tak peduli? Bahwa tenang dan damai, itulah yang ku cari [Pre-Chorus] Aku coba sabar, ku hirup udara Tapi kerasnya musik, buat hati merana [Chorus Together]: Terlalu berisik, aku tak tahan Suara dangdutmu, menembus dinding malam Tolonglah, tetangga, kecilkan suaramu Ketenangan ini, ingin ku rasakan penuh (Oh oh oh oh oh) (Uuuuuuuuuuuuu) [Bridge] Mungkin esok hari, mereka mengerti Bahwa ketenangan, itu juga berharga di sini Ku ta...

token

Token  :5545-5627-1126-9636-7091 /SUHERMAN/

hidup itu serba salah

Verse 1: Dalam keramayan, hatiku terasing, Setiap kata jadi bahan penilayan. Kau lihat semuwa, tanpa memahami, Seolah hidupku ini tak berarti. Pre-Chorus: Setiap langkahku, selalu terawasi, Mereka menyebarkan isu, tanpa mengerti. Ku ingin bebas, tak terikat rasa, Namun bayanganmu terus membayangi. Chorus: Hidup itu serba salah, Memberi pendapat dituduh sok tahu. Membela diri dibilang melawan Diyam disebut sombong dan tidak peduli (Uuuuuuuuuuuuu) (Oh oh oh oh oh) Verse 2: Kau tunjuk jarimu, mencari celah, Setiap kesalahan tak pernah terlepas. Berharap bisa, jadi diriku sendiri, Tapi hatiku terjebak dalam penilayan ini. Pre-Chorus: Setiap langkahku, selalu terawasi, Mereka menyebarkan isu, tanpa mengerti. Ku ingin bebas, tak terikat rasa, Namun bayanganmu terus membayangi. Chorus: Hidup itu serba salah, Memberi pendapat dituduh sok tahu. Membela diri dibilang melawan Diyam disebut sombong dan tidak peduli (Uuuuuuuuuuuuu) (Oh oh oh oh oh) Bridge: Di balik senyuman, aku menyimpan luka, Tak...

Maha pengasih

Verse 1: Ditengah Malam Aku tetap berdo'a Jiwaku merintih Dalam Hatiku perih (Chorus): Kumohon padamu ya Allah Kurangilah kesedihan yang ada Bukan untukku sendiri Tapi untuk semuwa diduniya ini (Post-Chorus): Hanya engkaulah, yang maha pengasih Hanya engkaulah, yang paling mengerti, dan maha penyayang (Maha pengasih) (Uuuuuuuuuuuuu) (oh oh oh oh oh) (Uuuuuuuuuuuuu) (oh oh oh oh oh) (Verse 2): Ribuan anak di Yaman Mati karena kelaparan Ribuan orang menangis Konflik di palestin (Chorus): Kumohon padamu ya Allah Kurangilah kesedihan yang ada Bukan untukku sendiri Tapi untuk semuwa diduniya ini (Post-Chorus): Hanya engkaulah, yang maha pengasih Hanya engkaulah, yang paling mengerti, dan maha penyayang (Maha pengasih) (Uuuuuuuuuuuuu) (oh oh oh oh oh) (Uuuuuuuuuuuuu) (oh oh oh oh oh) Verse 3: Perang dunia tiga Ada didepan mata Elit Global Keturunan Satan Iblis Dibalik semua ini (Chorus): Kumohon padamu ya Allah Kurangilah kesedihan yang ada Bukan untukku sendiri Tapi untuk semuwa diduniy...
Verse 1: Mereka Suka mencari kesalahan orang, Mereka merasa dirinya yang paling mulia, Padahal egonya seperti iblis terkutuk Pre-Chorus: Tidak usah mengurusi hidup orang lain Hidupmu saja penuh dengan dosa yang busuk Chorus: Hidup itu serba salah, Diam dibilang sombong dan tidak peduli Memberi pendapat disebut sok tahu Membela diri dibilang melawan (Uuuuuuuuuuuuu) (Oh oh oh oh oh) Verse 2: Para Iblis berkata: “Dasar Manusia Bodoh" Hanya menilai sesuatu dari sudut pandang yang sempit Bagai otak yang kecil hanya punya pemikiran sempit Pre-Chorus: Tidak usah mengurusi hidup orang lain Hidupmu saja penuh dengan dosa yang busuk Chorus: Hidup itu serba salah, Diam dibilang sombong dan tidak peduli Memberi pendapat disebut sok tahu Membela diri dibilang melawan (Uuuuuuuuuuuuu) (Oh oh oh oh oh) Bridge: Sebenarnya Aku bisa membongkar semua aibmu Tapi tidak kulakukan Itulah perbedaan kita, kau punya mulut dan hati yang busuk  Chorus: Hidup itu serba salah, Diam dibilang sombong dan tidak pe...

waktu

Verse 1: Waktu itu bagaikan seperti sungai, Kamu tidak dapat menyentuh air yang sama dua kali karena aliran yang telah lewat tidak akan kembali lagi. Itulah mengapa penting untuk hidup sepenuhnya di masa kini,  karena setiap momen itu berharga dan tidak akan pernah kembali lagi Chorus: الوَقْتُ مِثْلُ النَّهْرِ. لَا يُمْكِنُكَ أَنْ تَلْمِسَ نَفْسَ الْمَاءِ مَرَّتَيْنِ لِأَنَّ الْجَرَيَانَ الَّذِي مَضَى لَنْ يَمُرَّ مَرَّةً أُخْرَى. لِهَذَا مِنَ الْمُهِمِّ أَنْ تَعِيشَ فِي الْحَاضِرِ بِكُلِّ مَا لَدَيْكَ,  لِأَنَّ كُلَّ لَحْظَةٍ ثَمِيْنَةٌ وَّلَنْ تَتَكَرَّرَ. (Uuuuuuuuuuuuu) (Oh oh oh oh oh) Verse 2: Time is like a river, you can't touch the same water twice. because the flow that has passed will never pass again. That's why it's important to live fully in the present, as each moment is precious and won't come again. Chorus: الوَقْتُ مِثْلُ النَّهْرِ. لَا يُمْكِنُكَ أَنْ تَلْمِسَ نَفْسَ الْمَاءِ مَرَّتَيْنِ لِأَنَّ الْجَرَيَانَ الَّذِي مَضَى لَنْ يَمُرَّ مَرَّةً أُخْرَى...

Sendirian 2

Verse 1: Sendirian sejenak itu berbahaya dan bisa membuat ketagihan. Karena sekali kamu merasakan kedamaian itu, kamu tidak ingin berurusan dengan orang lain lagi. Kesadaran akan menghilangkan sifat sosialmu secara perlahan Chorus: ٱلْوَحْدَةُ فِي بٓعْضِ الْلَحَظَاتِ خَطِيرَةٌ وَتَجْعَلُ الإِنْسَانَ مُدْمِنًا. لِأَنَّ عِندَمَا تَخْتَبِرُ تِلْكَ ٱلسَّكِينَهْ لَنْ تَرْغَبَ فِي التَّعَامُلِ مَعَ ٱلْآخَرِينَ مَرَّةً أُخْرَى. ٱلْوَعْيُ بِبُطْءٍ سَيُزِيْلُ صِفَاتِكَ ٱلْاٖجْتِمَاعِيَّهْ. (Uuuuuuuuuuuuu) (Oh oh oh oh oh) Verse 2: Being alone for a moment can be dangerous and addictive Because once you experience that peace, You may not want to interact with others anymore. Awareness will slowly take away your sociability. Chorus: ٱلْوَحْدَةُ فِي بٓعْضِ الْلَحَظَاتِ خَطِيرَةٌ وَتَجْعَلُ الإِنْسَانَ مُدْمِنًا. لِأَنَّ عِندَمَا تَخْتَبِرُ تِلْكَ ٱلسَّكِينَهْ لَنْ تَرْغَبَ فِي التَّعَامُلِ مَعَ ٱلْآخَرِينَ مَرَّةً أُخْرَى. ٱلْوَعْيُ بِبُطْءٍ سَيُزِيْلُ صِفَاتِكَ ٱلْاٖجْتِمَاعِيَّهْ. (Uuuuuuuuuuuuu...

sendirian

Verse 1: Sendirian sejenak itu berbahaya dan bisa membuat ketagihan. Karena sekali kamu mengalami kedamaian itu, kamu tidak ingin berurusan dengan orang lain lagi. Kesadaran akan menghilangkan sifat sosialmu secara perlahan Chorus: ٱلْوَحْدَةُ فِي بٓعْضِ الْلَحَظَاتِ خَطِيرَةٌ وَتَجْعَلُ الإِنْسَانَ مُدْمِنًا. لِأَنَّ عِندَمَا تَخْتَبِرُ تِلْكَ ٱلسَّكِينَهْ لَنْ تَرْغَبَ فِي التَّعَامُلِ مَعَ ٱلْآخَرِينَ مَرَّةً أُخْرَى. ٱلْوَعْيُ سَيُزِيْلُ بِبُطْءٍ صِفَاتِكَ ٱلْاٖجْتِمَاعِيَّهْ. (Uuuuuuuuuuuuu) (Oh oh oh oh oh) Verse 2: Being alone for a moment can be dangerous and addictive Because once you experience that peace, You may not want to interact with others anymore. Awareness will slowly take away your sociability. Chorus: ٱلْوَحْدَةُ فِي بٓعْضِ الْلَحَظَاتِ خَطِيرَةٌ وَتَجْعَلُ الإِنْسَانَ مُدْمِنًا. لِأَنَّ عِندَمَا تَخْتَبِرُ تِلْكَ ٱلسَّكِينَهْ لَنْ تَرْغَبَ فِي التَّعَامُلِ مَعَ ٱلْآخَرِينَ مَرَّةً أُخْرَى. ٱلْوَعْيُ سَيُزِيْلُ بِبُطْءٍ صِفَاتِكَ ٱلْاٖجْتِمَاعِيَّهْ. (Uuuuuuuuuuuuu...

Time like a River

Verse 1: Waktu itu bagaikan seperti sungai, Kamu tidak dapat menyentuh air yang sama dua kali karena aliran yang telah lewat tidak akan kembali lagi. Itulah mengapa penting untuk hidup sepenuhnya di masa kini,  karena setiap momen itu berharga dan tidak akan pernah kembali lagi. Chorus: "Time is like a river, you can't touch the same water twice. because the flow that has passed will never pass again. That's why it's important to live fully in the present, as each moment is precious and won't come again." (Oh oh oh oh oh) (Uuuuuuuuuuuuu) Verse 2: الوَقْتُ مِثْلُ النَّهْرِ لَا يُمْكِنُكَ أَنْ تَلْمِسَ نَفْسَ الْمَاءِ مَرَّتَيْنِ لِأَنَّ الجَرَيَانَ الَّذِي مَضَى لَنْ يَمُرَّ مَرَّةً أُخْرَى. لِهَذَا مِنَ المُهِمِّ أَنْ تَعِيشَ فِي الْحَاضِرِ بِكُلِّ مَا لَدَيْكَ,  لِأَنَّ كُلَّ لَحْظَةٍ ثَمِينَةٌ وَلَنْ تَتَكَرَّرَ. Chorus: "Time is like a river, you can't touch the same water twice because the flow that has passed will never pass again. That's why...

Book of Life

Verse 1: Hidup itu seperti buku tanpa penghapus. masa lalu tetap ada di halaman, tapi cerita besok belum ditulis.  Setiap momen adalah kalimat baru yang menunggu untuk ditulis. Chorus: "Life is like a book with no eraser.  the past stays on the page, but tomorrow's story is still unwritten. Every moment is a new sentence waiting to be written." (Ooooooooohhhh) Verse 2: اَلْحَيَاةُ مِثْلُ كِتَابٍ بِدُونِ مِمْحَاةٍ، يَبْقَى الْمَاضِي عَلَى الصَّفْحَةِ، وَلَكِنَّ قِصَّةَ الْغَدِ لَمْ تُكْتَبْ بَعْدُ. كُلُّ لَحْظَةٍ هِيَ جُمْلَةٌ جَدِيدَةٌ تَنْتَظِرُ أَنْ تُكْتَبَ.. Chorus: "Life is like a book with no eraser, the past stays on the page, but tomorrow's story is still unwritten. Every moment is a new sentence waiting to be written." (Ooooooooohhhh) Bridge: Life is like a book with no eraser, the past stays on the page, but tomorrow's story is still unwritten. Every moment is a new sentence waiting to be written. Chorus: Life is like a book with no eraser, the...

Taqdir and Do'a

Verse 1: Filsafat berkata: jika takdir itu ada, kenapa harus berdoa? Malaikat berkata: jika takdirmu di neraka, apa kamu terima? Tuhan berkata: berdoalah, niscaya akan aku kabulkan, semua akan berjalan sesuai doamu. Pre-Chorus: (Uuuuuuuuuuuuu) (uuuuuuuuuuuuu) Chorus: Philosophy says: if fate exists, why should we pray? Angels ask: if your fate is in hell, would you accept it? God says: 'Call upon Me; I will respond to you; everything will happen according to your prayer. (Uuuuuuuuuuuuu) (uuuuuuuuuuuuu) Verse 2: اَلْفَلْسَفَةُ تَقُولُ: إِذَا كَانَ الْقَدَرُ مَوْجُودًا، فَلِمَاذَا الدُّعَاءْ؟ اَلْمَلَائِكَةُ تَقُولُ: إِذَا كَانَ قَدَرُكَ فِي النَّارِ، هَلْ تَقْبَلْ؟ وَقَالَ رَبُّكُمُ ادْعُونِي أَسْتَجِبْ لَكُمْ. كُلُّ شَيْءٍ سَيَحْدُثُ حَسْبَ دُعَائِكْ. Pre-Chorus: (Uuuuuuuuuuuuu) (uuuuuuuuuuuuu) Chorus: Philosophy says: if fate exists, why should we pray? Angels ask: if your fate is in hell, would you accept it? God says: 'Call upon Me; I will respond to you; everything will hap...

Sendirian itu bisa membuat ketagihan

Verse 1: ٱلْوَحْدَةُ فِي بٓعْضِ الْلَحَظَاتِ خَطِيرَةٌ وَتَجْعَلُ الإِنْسَانَ مُدْمِنًا. لِأَنَّ عِندَمَا تَخْتَبِرُ تِلْكَ ٱلسَّكِينَهْ لَنْ تَرْغَبَ فِي التَّعَامُلِ مَعَ ٱلْآخَرِينَ مَرَّةً أُخْرَى. ٱلْوَعْيُ سَيُزِيلُ بِبُطْءٍ صِفَاتِكَ ٱلْاجْتِمَاعِيَّهْ. Pre-Chorus: (Oh oh oh oh oh) Chorus: Being alone for a moment can be dangerous and addictive Because once you experience that peace, You may not want to interact with others anymore. Awareness will slowly take away your sociability. (Oh oh oh oh oh) (oh oh oh oh oh) Verse 2: Sendirian sejenak itu berbahaya dan bisa membuat ketagihan. Karena sekali kamu mengalami kedamaian itu, kamu tidak ingin berurusan dengan orang lain lagi. Kesadaran akan menghilangkan sifat sosialmu secara perlahan Pre-Chorus: (Oh oh oh oh oh) Chorus: Being alone for a moment can be dangerous and addictive Because once you experience that peace, You may not want to interact with others anymore. Awareness will slowly take away your sociability. (Oh oh oh oh oh...

Laka Alhamdu

(intro - Ooooohhh) Verse 1: سُبْحَانَكَ يَا خَالِقَ الْكَوْنِ مَا خَلَقْتَ شَيْئًا إِلَّا بِحِكْمَتِكَ يَا مَالِكَ الْمُلْكِ، يَا ذَا الْجَلَالِ وَالْإِكْرَامِ Chorus: لَكَ الْحَمْدُ يَا رَبِّ، لَكَ الْحَمْدُ عَلَى كُلِّ نِعْمَةٍ أَنْعَمْتَ بِهَا عَلَيْنَا لَكَ الْحَمْدُ يَا رَبِّ، لَكَ الْحَمْدُ عَلَى كُلِّ نِعْمَةٍ أَنْعَمْتَ بِهَا عَلَيْنَا (Ooooohhh) (Ooooohhh) (Ooooohhh) Verse 2: أَنْتَ الْحَبِيبُ، أَنْتَ الرَّحْمَانُ، أَنْتَ الرَّحِيمُ أَنْتَ الْحَقُّ، أَنْتَ الْوَاحِدُ، أَنْتَ الْقَاهِرُ Chorus: لَكَ الْحَمْدُ يَا رَبِّ، لَكَ الْحَمْدُ عَلَى كُلِّ نِعْمَةٍ أَنْعَمْتَ بِهَا عَلَيْنَا لَكَ الْحَمْدُ يَا رَبِّ، لَكَ الْحَمْدُ عَلَى كُلِّ نِعْمَةٍ أَنْعَمْتَ بِهَا عَلَيْنَا (Ooooohhh) (Ooooohhh) (Ooooohhh) Bridge: يَا رَبِّ، إِنَّكَ أَنْتَ الْغَنِيُّ وَأَنَا الْفَقِيرُ أَنْتَ الْحَكِيمُ وَأَنَا الْعَبْدُ لَكَ الْحَمْدُ، لَكَ الْحَمْدُ (Ooooohhh) (Ooooohhh) (Ooooohhh) Chorus: لَكَ الْحَمْدُ يَا رَبِّ، لَكَ الْحَمْدُ عَلَى كُلِّ نِعْمَةٍ أَنْعَمْتَ بِهَا عَلَيْنَا لَكَ الْحَمْدُ يَا ر...

my heart belongs to you

Verse 1: You are the One who guides my way Through the night, You brighten my day In every breath, in every prayer I feel Your love, I know You care Pre-Chorus: When the world feels heavy on my soul I turn to You, You make me whole Chorus: Allah, Allah, my heart belongs to You All my fears fade away when I call on You In Your mercy, I find my strength to stand Allah, Allah, I’m safe in Your embrace Verse 2: You heal the wounds I cannot see Your grace has always lifted me When I fall, You bring the light With each new day, You make it right Pre-Chorus: In the storm, You calm my restless heart With You beside me, I’ll never fall apart Chorus: Allah, Allah, my heart belongs to You All my fears fade away when I call on You In Your mercy, I find my strength to stand Allah, Allah, I’m safe in Your embrace Bridge: Every moment, I remember Your name Forever, my life will never be the same You’re my protector, my guiding light In Your love, I find my peace tonight Chorus: Allah, Allah, my heart...

Time Like a River

Verse 1: Waktu itu seperti sungai, Kamu tidak dapat menyentuh air yang sama dua kali karena aliran yang telah lewat tidak akan kembali lagi. Itulah mengapa penting untuk hidup sepenuhnya di masa kini,  karena setiap momen itu berharga dan tidak akan pernah kembali lagi." Chorus: "Time is like a river, you can't touch the same water twice because the flow that has passed will never pass again. That's why it's important to live fully in the present, as each moment is unique and won't come again." (Oh oh oh oh oh) (Uuuuuuuuuuuuu) Verse 2: الوَقْتُ مِثْلُ النَّهْرِ لَا يُمْكِنُكَ أَنْ تَلْمِسَ نَفْسَ الْمَاءِ مَرَّتَيْنِ لِأَنَّ الجَرَيَانَ الَّذِي مَضَى لَنْ يَمُرَّ مَرَّةً أُخْرَى. لِهَذَا مِنَ المُهِمِّ أَنْ تَعِيشَ فِي الْحَاضِرِ بِكُلِّ مَا لَدَيْكَ، لِأَنَّ كُلَّ لَحْظَةٍ فَرِيدَةٌ وَلَنْ تَتَكَرَّرَ. Chorus: "Time is like a river, you can't touch the same water twice because the flow that has passed will never pass again. That's why it...

Ilmu Tenang

Verse 1: aku memang sengaja membiarkan beberapa orang berpikir keliru tentangku.  aku juga diam sebenarnya bukan takut. melainkan ini adalah hasil dari pengendalian diri. Chorus: ilmu tenang itu mahal, datangnya dari badai yang hebat. dan, tidak semua orang mampu memilikinya. (Oh oh oh oh oh) (Uuuuuuuuuuuuu) Verse 2: aku tau bagaimana aku dibicarakan,  aku ingat dan memahami dengan baik bagaimana aku diperlakukan. Chorus: ilmu tenang itu mahal, datangnya dari badai yang hebat. dan, tidak semua orang mampu memilikinya. (Oh oh oh oh oh) (Uuuuuuuuuuuuu) Bridge: namun, tidak banyak yang tau bahwa lebih sulit untuk tidak membalas daripada membalas. lebih tangguh tidak goyah daripada terpancing oleh amarah. Chorus: ilmu tenang itu mahal, datangnya dari badai yang hebat. dan, tidak semua orang mampu memilikinya. (Oh oh oh oh oh) (Uuuuuuuuuuuuu) ilmu tenang itu mahal, datangnya dari badai yang hebat. dan, tidak semua orang mampu memilikinya. (Oh oh oh oh oh) (Uuuuuuuuuuuuu) Outro: (Oh...

Tu Hi Mera Noor

शीर्षक: "तू ही मेरा नूर" (Allah, You Are My Light) Verse 1: तू ही मेरा सहारा, तू ही मेरी उम्मीद। हर लम्हा तेरी रहमत, तू ही है सबसे अज़ीज़। Pre-Chorus: हर दिल की पुकार सुनता, तेरी रहमत कभी ना रुकती। हर कदम पर तू साथ है, तेरी राह ही है सबसे सही। Chorus: Allah, Allah, तू ही मेरा नूर, तू ही है रौशनी, जो दूर करे हर घनघोर। Allah, Allah, तू ही है करीम, हर सास में तेरा नाम, तेरा नाम बस लबों पे। Verse 2: तूने दी हर नेमत, हर खुशी तेरे ही दम से। तेरी मर्जी में है राहत, तू ही है मेरे दिल के क़रीब। Pre-Chorus (ulang): हर दिल की पुकार सुनता, तेरी रहमत कभी ना रुकती। हर कदम पर तू साथ है, तेरी राह ही है सबसे सही। Bridge: जब भी हो परेशानियाँ, तेरे आगे ही सर झुकाऊँ। तू ही है मेरे दिल का सुकून, तेरी रहमत में मैं समाऊँ। Chorus (ulang): Allah, Allah, तू ही मेरा नूर, तू ही है रौशनी, जो दूर करे हर घनघोर। Allah, Allah, तू ही है करीम, हर सास में तेरा नाम, तेरा नाम बस लबों पे। Outro: (Aaaaaaaaaaaaa) (aaaaaaaaaaaaa) Allah, Allah, तू ही मेरा नूर, (Aaaaaaaaaaaaa) (aaaaaaaaaaaaa) Allah, Allah, तेरा नाम बस ...

Photo Syed Saiful Mujtahid

Gambar

Biography Syed Saiful Mujtahid

Name: Syed Saiful Mujtahid Family Name/Clan: Addawudy Al-Jailani Date of Birth: March 10, 2001 Nickname: Syed Saiful Nationality: Indonesia Saiful Mujtahid, commonly known as Syed Saiful Mujtahid, was born on March 10, 2001. He is an INFJ who is deeply committed to helping others in various ways. One of his major accomplishments is memorizing the Qur'an, a significant achievement in his faith. Syed Saiful is also a dedicated religious teacher who has gained extensive knowledge from his parents. His deep understanding of Sufism reflects his spiritual growth and development. Additionally, Syed Saiful Mujtahid is a descendant of the large Bani Dawud family (Addawudy Al-Jailani) and has ancestral ties to Sunan Giri. Sunan Giri himself was a descendant of the highly revered Sheikh Abdul Qadir Al-Jailani, a key figure in Islamic spirituality. Syed Saiful is an exemplary figure who combines his religious knowledge with a passion for helping others, earning him respect within his c...

bio

Syed Saiful Mujtahid is a religious teacher, a scholar, and a descendant of Wali Songo from the distinguished Bani Dawud / Addawudy Al-Jailani family. He is a descendant of Sunan Giri and Sheikh Abdul Qadir Al-Jailani, and is affectionately known as Syed Saiful His full name is Saiful Mujtahid Addawudy Al-Jailani, but he is also commonly referred to by his nickname, Syed Saiful, He was hails from East Java, Indonesia. Syed Saiful has made valuable contributions to the world of religion and spirituality. As a Hafiz of the Qur'an and a religious teacher, he has dedicated himself to teaching and guiding others in understanding the principles of religion and the Qur'an. His learning journey began with his parents, who provided him with a strong foundation in religious knowledge from an early age In addition, Syed Saiful is a profound scholar. He has embarked on a long spiritual journey to understand the relationship between humans and God and has applied the principles of Sufism in...
She's been my queen Since we were sixteen We want the same things We dream the same dreams Alright, alright I got it all 'Cause she is the one Her mum calls me love Her dad calls me son Alright, alright I know, I know, I know for sure Everybody wanna steal my girl Everybody wanna take her heart away Couple billion in the whole wide world Find another one 'cause she belongs to me Everybody wanna steal my girl Everybody wanna take her heart away Couple billion in the whole wide world Find another one 'cause she belongs to me Na na na na na na (oh, yeah) Na na na na na na (alright) Na na na na na na Na na, she belongs to me Kisses like cream Her walk is so mean And every jaw drop When she's in those jeans Alright, alright I don't exist If I don't have her The sun doesn't shine The world doesn't turn Alright, alright But I know, I know, I know for sure Everybody wanna steal my girl Everybody wanna take her heart away Couple billion in the whole wide worl...

Sadness and Depression

Verse 1:   I want to end my life, but I’m afraid   I’m afraid God will be angry and not accept me   I once dreamed of making this world better   But now, I don’t care anymore   Pre-Chorus:   I pray that Allah gives me strength and peace   Chorus:   Allah, Allah, I still want to live   But I want a better story   Allah, Allah, protect me from sadness and Depression Forgive Me if I’ve failed in my duties (Oh oh oh oh oh)   Verse 2:   I miss laughing with my uncle   But now he doesn’t even read my messages   I’ve tried to fix everything   But your smile has disappeared   Pre-Chorus:   I pray that Allah gives me strength and peace   Chorus:   Allah, Allah, I still want to live   But I want a better story   Allah, Allah, protect me from sadness and Depression Forgive Me if I’ve failed ...

Tiap Detik Untuk Tuhan

Verse 1: Bukan semua ini  tujuan hidup kami Hanya Allah, tujuan hidup yang benar Hanya engkaulah  yang selalu ada Hanya engkau, selalu ada setiap saat  Pre-Chorus: Hanya engkau dihati,  hanya engkau yang paling  penuh kasih, Hanya Allah (Oh oh now) Chorus: Tiap detik dan nafas dalam hidup kami hanya untuk-Mu Tiap detik dan nafas dalam hidup kami hanya untuk-Mu Kami tak berharap pada yang lain, karena engkau yang paling peduli Tiap detik dan nafas  dalam hidup kami hanya untuk-Mu Verse 2: Karena dialah,  yang mengutus musa Membuat agama Yahudi, menurunkan kitab torah (taurat) Dan dia juga  mengutus Jesus dan Muhammad Menciptakan Religi kita tau Islam dan Nasrani Pre-Chorus: Baik Hindu dan Budhis,  Saling Berbuat baik,  Semua hanya untuk Tuhan (Oh oh now) Chorus: Tiap detik dan nafas dalam hidup kami hanya untuk-Mu Tiap detik dan nafas dalam hidup kami hanya untuk-Mu Kami tak berharap pada yang lain, karena engkau yang paling peduli Tiap d...

petugas Tuhan

Verse 1: Banyak yang mengira, Wali Allah itu Orang sakti dengan derajat yang tinggi Namun kenyataannya tak seperti yang mereka tahu Mereka adalah petugas dari Tuhan yang suci Pre-Chorus: Wali Allah bukan soal kemuliaan Bukan tentang karomah atau kesaktian Ini semua tentang amanah yang mereka emban Chorus: Mereka petugas Tuhan, para Wali Allah Dengan tugas yang berbeda di setiap arah Ada yang menebarkan akhlak mulia Ada yang merawat yatim dan orang tak punya Ada yang berjuang demi perdamaian dunia Ada yang mencari obat agar semua lebih baik adanya Ini semua bukan soal kemuliaan Ini hanya tentang tugas yang dijalankan (Ooooohhh) (Ooooohhh) Verse 2: Orang-orang pilihan Tuhan memang nyata Dari semua ras, dari setiap negara Mereka hadir demi kebaikan manusia Alam dan hewan, dalam cinta yang nyata Pre-Chorus: Wali Allah bukan soal kemuliaan Bukan tentang karomah atau kesaktian Ini semua tentang amanah yang mereka emban Chorus: Mereka petugas Tuhan, para Wali Allah Dengan tugas yang berbeda d...